Berita Lain

Indeks Berita





Rabu, 06/02/2008 13:00 WIB
Dian Sastro: Kita Tidak Buat Film Porno
Didi Syafirdi - detikhot

Gambar
Dian Sastrowardoyo (rac/hot)
Jakarta Dian Sastro termasuk salah satu artis yang meminta lembaga sensor diganti menjadi lembaga klasifikasi film. Dian mengelak aksinya tersebut dilakukan karena ia dan teman-temannya di Masyarakat Film Indonesia (MFI) membuat film berbau adegan porno.

"Kita tidak buat film pornografi. Jangan disamakan, tolong dipikirkan dengan seksama," jelasnya saat memberi kesaksian di sidang permohonan MFI terhadap keberadaan Lembaga Sensor Film (LSF), di Mahkamah Konstitusi, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2008).

Dian yang memberi kesaksian dengan membaca dari laptopnya bertutur, untuk seorang aktris atau aktor sebuah adegan merupakan karya. Kalau sampai adegan yang dilakoni tersebut dipotong, bintang film 'Ada Apa Dengan Cinta?', 'Pasir Berbisik,' 'Banyu Biru' dan 'Belahan Jiwa' itu merasa disabotase.

"Setiap adegan, entah itu membunuh, ciuman, adegan intim, semua itu sudah dipikirkan matang-matang. Kalau dari kesatuan itu ada yang hilang elemennya, itu sama saja seperti tulisan yang tidak lengkap," urai Dian.

Dian berharap sebelum melakukan sensor, LSF bisa mempertimbangkan dulu. Ia meminta janganlah adegan yang dianggap tak layak itu langsung disensor begitu saja.(eny/eny)

Baca juga :

The HOTtest mailinglist in town. Entertainment, lifestyle, and Love Sex Life article. You named it we got it! Join now, detikhot-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di iklan[at]detikhot.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).